REVIEW JURNAL Afiks pembentukan verba bahasa Sunda



REVIEW JURNAL
 Faridhatun Nikmah
 163151033
Tadris Bahasa Indonesia IAIN Surakarta
1.      Judul
Afiks pembentukan verba bahasa Sunda
2.      Penulis
Yusuf Munandar
3.      Metode
Penulis dalam penelitiannya menggunakan metode deskriptif, pengumpulan data dengan cara cakap simak, rekam, dan catat
4.      Issu
Afiks dalam derivasional, kaidah dan  makna verba bahasa Sunda
5.      Hasil Penelitian
Afiks adalah sebuah bentuk morfem terikat yang hanya dapat bermakna jika diletakkan pada morfem lain. berdasarkan kamus linguistik (dalam Kandala, 2008: 3) afiks adalah bentuk terikat yang ditambahkan pada bentuk lain akan mengubah makna gramatikal. Afiksasi adalah proses / hasil penambahan afiks pada akar, dasar, alas. Dalam bahasa Sunda hanya mengenal prefix, infiks, sufiks, dan konfiks.
Derivasional adalah proses morfologi karena afiksasi yang menyebabkan terbentuknya berbagai macam bentukkan dengan membentuk tersebut berubah kelas kata dari kata dasarnya Suparman, Clark (dalam Ino, 2013: 48).
Dalam hal ini penulis menemukan adanya proses pembentukan kata bahasa Indonesia proses afiksasi sangat memegang peran paling pentimg. Hal ini serupa dengan bahasa Sunda yang memiliki afiksasi dalam bentuk derivasional.
1.      Verba berprefiks/awalan
a.       Prefix ba- (dapat mengimbuhi kata dasar yang berkategori verb dan nomina. Adapun prefix ba- dalam bentuk derivasional
Contoh kemaruan kamari babareng jeng turun hujan
Kebakaran kemarin bersama dengan turun hujan
Babareng (prefiks dari ba- dan kata dasar adjektiva.
b.      Prefiks ka-
Contoh: karakak ie abdi kaseyreud tawon di ladang
Baru kali ini saya tersengat lebah
Kaseureud (prefiks ka- dan dasar seureud berarti sengat )
c.       Prefiks N- (membentuk kata kerja/ verb)
Contoh maneh ngomong jeung saha
Kamu berbicara dengan siapa
Ngomong (prefiks ng-(N) dengan kata dasar omong yang berarti bicara)
d.      Prefiks pa- (kategori verba dasar)
Contoh: bumi abdi pateubih pisan jeng bumi lanceuk
Rumah saya berdekatan sekali dengan kakak saya
Pateubih ( prefiks pa- dan kata dasar teubih berarti dekat)
e.       Prefiks pada- (verba dasar dan nomina)
Contoh: awewe nu lewat the padanyiwit balas ku gemes
perempuan yang lewat itu dicubit karena gemes
padanyiwit (prefiks pada- dan kata dasar nyiwit berarti cubit)
f.       Prefiks si- - (verba dasar dan nomina)
Contoh akhirnya Jepang sideku oge ka sekutu
Akhirnya Jepang berlutut juga dengan sekutu
Sideku (prefiks si- dan kata dasar deku berarti lutut)
g.      Prefiks silih
Contoh maneh jeng urang kudu silehgeunten
Silihgeunten (prefiks silih dan kata dasar geunteun berarti ganti)
h.      Prefiks ti-
Contoh babaturan urang mak acuk tibalik
Teman saya memakai baju terbalik
Tibalik (prefiks ti- dan kata dasar balik berarti balik).
2.      Verba berinfiks/sisipan
a.       Infiks -in-
Contoh upaminya waktos, tinangtos addi oge bade dongkep
Walau ada waktu, tentunya saya akan datang
Tinangtos (infiks  -in- dan kata dasar tangtos berarti tentu)
b.      Infiks ar-
Contoh permainana aralus kabeh
Permainannya bagus semua
Aralus (infiks ar- dan kata dasar alus berarti alus)
c.       Infiks um-
Comtoh sodayana umat muslim kudu kumaula ka gusti Allah SWT
Semua umat muslim harus mengabdi kepada Allah SWT
Kumala (infiks um- dan kata dasar kaula berarti abdi)
3.      bersufiks/ akhiran
a.       Sufiks –an
Contoh dina agama euweuh aran bobogohan
Dalam agama tidak ada namanya pacaran
Bobogohan (kata dasar bobogohan berarti pacar dan sufiks –an)
b.      Sufiks –keun
Contoh patekeun abdi cara ngadulang
Praktikkan saya cara memukul bedug
Patekeun kaata dasar dari pate berarti praktik dan sufiks keun.
4.      Konfiks/gabungan
a.       Konfiks di+pang+keun
Contoh pemajikan maneh menta dipanghijikan deu jeng maneh
Istrimu meminta disatukan denganmu
Dipanghijikeun (kata panghijikeun berarti disatukan, prefiks di) kemudian panghijikeun dipisah menjadi pang +hijikeun berarti satukan, hijikeun dipisah menjadi hiji berarti satu dan penambahan sufiks keun. 
b.      Konfiks mi+pi+ka
Contoh kabogoh urang mikaresep boneka dolpin.
Kekasih saya menyenangi boneka dolpin.
Mikaresep berarti menyenangi dari mi (N) dan pikaresep berarti menyenangkan, dipisah pi+karesep berarti kesenangan, dipisah lagi ka +resep berarti senang.


Comments

Popular posts from this blog

Review Novel Ayat-ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy

Menemukan Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik dalam Drama Cipoa Karya Putu Wijaya

KESALAHAN EJAAN DAN PENULISAN BAHASA INDONESIA Se-Solo Raya